Ukuran Besi Pondasi Rumah 1 Lantai : Kolom, Sloof & Ring Balk

Ukuran Besi Pondasi Rumah

Ukuran Besi Pondasi Rumah 1 Lantai – Setiap orang pasti ingin memiliki rumah yang bagus dan indah. Dengan memiliki estetika yang tinggi pada sebuah bangunan, seseorang bisa betah berlama-lama di sana. Akan tetapi, jika sebuah rumah tidak memiliki nilai estetika maka tidak bisa menjadi daya tarik.

Hal ini tentu sangat memengaruhi saat rumah tersebut sedang dijual. Di balik nilai estetika yang tinggi, terdapat berbagai macam ukuran besi untuk pondasi rumah 1 lantai. Tidak heran jika bangunan tersebut terlihat kuat dari dalam dan juga luar. Struktur yang terdapat dalam bangunan harus sesuai satu sama lain agar tujuan tersebut tercapai.

Proses yang dilalui harus benar-benar matang. Seseorang yang ingin membangun rumah harus memerhatikan beberapa faktor. Seperti, kekuatan, ekonomis, kenyamanan, ramah lingkungan, dan sebagainya. Tidak hanya itu saja, sebelum dibuatnya bangunan, seseorang harus melihat struktur tanah, kedalaman tanah, dan melakukan uji penggalian.

Hal ini dikarenakan tanah yang tampaknya kuat belum tentu mampu menopang sebuah bangunan besar di atasnya. Penting juga bagi seseorang yang ingin membangun rumah sendiri dengan mengetahui ukuran besi untuk pondasi rumah 1 lantai. Ukuran tersebut harus dipahami dengan benar dan cermat. Agar rumah yang dihasilkan bisa kuat dalam jangka waktu yang sangat lama.

Jika Anda ingin membuat rumah dengan lantai 1, berikut berbagai macam ukuran besi untuk pondasi rumah 1 lantai yang bisa Anda ketahui. Apa saja ukuran dan elemen yang dibutuhkan? Simak ulasannya pada artikel pemborong.id di bawah ini.

Daftar Ukuran Besi Pondasi Rumah 1 Lantai

Ukuran Besi Untuk Pondasi Rumah 1 Lantai

1. Beton Kolom

Salah satu elemen yang membantu dan berperan penting dalam membuat pondasi bangunan adalah beton kolom. Beton kolom adalah sebuah balok beton yang memiliki tulang. Biasanya beton tersebut akan berdiri tegak pada setiap sudut pasangan dinding dengan ukuran 90°. Ukuran yang digunakan dalam menampang beton kolom biasanya berdasarkan ketebalan dinding yang digunakan.

Contohnya, jika bahan dinding yang digunakan adalah jenis batu merah dan memiliki ketebalan 10 cm. Maka ukuran besi untuk pondasi rumah lantai 1 atau penampang beton adalah 10 cm × 15 cm. Atau bisa juga menggunakan ukuran 10 cm × 20 cm. Tulang utama yang biasa digunakan adalah sebanyak 4 buah.

Tulang tersebut masing-masing memiliki diameter 10 mm sampai 12 mm. Untuk ukuran pada besi ring adalah 6 mm sampai dengan 8 mm. Jarak antara satu besi ring dengan besi ring lainnya adalah 15 cm sampai 20 cm. Besi ring juga lebih dikenal sebagai sengkang. Apabila ukuran diameter pada besi semakin besar dan ukuran jarak besi ring semakin kecil, maka akan menghasilkan kolom yang sangat kuat.

Adanya beton kolom berfungsi sebagai pemikul beban bangunan yang ada di bagian atas. Jika Anda ingin membangun rumah lantai 1 dengan 30 tiang beton kolom, maka beban atal yang dipikul akan seimbang. Hal ini dikarenakan semakin berat suatu beban atap maka semakin berat beban yang harus ditanggung oleh beton kolom.

Untuk itu penting mempertimbangkan secara saksama dalam memilih jenis tutup atap. Apabila Anda ingin menggunakan genting beton dengan rangka yang dipilih atap kayu kelas 1, maka bisa menggunakan beton dengan kualitas K-225 atau K-175.

2. Beton Sloof

Salah satu ukuran besi untuk pondasi rumah lantai 1 yang berpengaruh adalah beton sloof. Beton sloof adalah sebuah balok beton yang memiliki tulang. Biasanya beton tersebut dipasang secara horizontal di atas bagian pondasi batu belah. Beton sloof memiliki fungsi sebagai penerima beban dari setiap beton kolom dan beban dinding.

Beban tersebut nantinya akan dibagi secara merata pada permukaan pondasi. Permukaan pondasi biasanya dibuat ke arah bawah dengan cara melebar. Tujuannya untuk membuat pondasi tidak ambruk atau amblas ke tanah. Ukuran yang digunakan untuk penampang beton adalah 15 cm × 20 cm.

Ukuran diameter yang digunakan untuk rumah dengan 1 lantai dengan besi tumang utama adalah 4 buah besi dengan 10 mm. Untuk ukuran pada ring besi yang digunakan adalah 8 mm dengan masing-masing jarak sengkang antara 20 cm sampai 25 cm. Kualitas beton yang bisa digunakan adalah sama dengan beton kolom yaitu K-225 atau K-175.

3. Ring Balk Beton

Salah satu elemen yang terdapat dalam pembuatan pondasi bangunan atau rumah adalah Ring Balk Beton. Elemen tersebut lebih dikenal dengan nama balok beton. Fungsi dari elemen balok beton adalah sebagai pemerataan antara tumpuan beban rangka dengan beban tutup atap.

Beban tersebut nantinya akan diteruskan pada setiap ujung dari beton kolom. Selain itu, balok beton juga memiliki fungsi untuk bekerja sama dengan elemen lainnya dalam menahan pasangan dinding. Jika salah satu elemen ini ternyata salah atau mengalami pergeseran, maka pondasi akan cepat runtuh.

Ukuran yang digunakan dalam membuat pondasi disesuaikan dengan jenis material yang digunakan. Jika Anda memilih material batu merah maka ukuran pada balok beton adalah 10 cm × 20 cm. Atau Anda bisa menggunakan ukuran 10 cm × 15 cm. Ukuran tersebut bisa Anda sesuaikan dengan jenis rangka atap dan bahan tutup atap. Untuk ukuran pada tulangan besi dan jarak antar ring disamakan dengan beton kolom dan beton sloof.

Jika Anda sudah tahu dasarnya, untuk menentukan ukuran besi pondasi rumah lantai 1 tentu sangat mudah. Selain mengetahui ukuran, Anda juga perlu mengetahui adonan beton yang disesuaikan dengan kualitas beton. Rumah kuat dan tahan lama bisa Anda bangun dari sekarang. Cukup sekian informasi pemborong.id kali ini. Simak pula informasi sebelumnya mengenai Ukuran Kuda Kuda Baja Ringan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *